Kamis, 04 Juli 2013

Dari Reuni Kecil Menjelang Reuni Akbar

SMKN1MT -  "Reuni..." Begitulah kata yang sering di dengung-dengungkan oleh para alumni yang sekian lamanya sudah tidak berjumpa sesama rekan-rekanita sewaktu saat-saat indah menimba ilmu di sekolah, khususnya di SMK Negeri 1 Mempawah Timur  (Dulu namanya Sekolah Pembangunan  Pertanian Mempawah, 1987; kemudian diganti menjadi Sekolah Menengah Teknologi Pertanian ( SMTP, Tahun 1994 ), lalu berubah lagi, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Mempawah, Selanjutnya di ubah menjadi nama Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Mempawah Timur,  sampai sekarang.

Sejak setahun yang lalu gagasan reuni akbar ini disampaikan oleh Pak Ridwan kepada Kepala Sekolah untuk mengadakan even reuni akbar. Tindak lanjut pertama adalah diadakan pertemuan untuk membentuk panitia, sehingga terbentuklah panitia reuni akbar yang diketuai oleh Saudara Risan. Namun dalam pertemuan itu boleh dikatakan segelintir saja yang hadir, padahal jumlah angkatan sudah entah berapa angkatan yang diluluskan (sejak lulusan pertama tahun 1990 - sekarang) dan semoga semua para alumni lebih sukses dari guru-guru mereka...

Untuk terlaksananya reuni akbar nanti, maka diharapkan sportivitas dari semua angkatan untuk mensupport, mengkomunikasikan, menghubungi dan selalu menjalin informasi sesama rekan. Reuni Akbar tak akan pernah terlaksana apabila faktor keseriusan para alumni hanya sebatas retorika belaka.

Pihak sekolah sepenuhnya mensupport kegiatan ini, jangan ragu karena semua siswa SMK Pertanian B I S A.

Sebagai bentuk partisipasi ini maka diharapkan semua alumni agar dapat mendonasikan Rupiahnya agar pelaksanaan ini tercapai dengan gilang gemilang dengan tekad harus MERIAH walau letaknya pelosok...

Inilah Nomor Rekening IKA SMKN 1 MT 5025405040  Bank BPD Kal-Bar.

Bagi yang belum bergabung ke dalam grup CIVITAS AKADEMIKA SEKOLAH PERTANIAN MEMPAWAH untuk segera bergabung dengan meng-klik TAUTAN ini

Berikut galeri foto-foto saat diadakan reuni kecil di Hotel Kartika, Pontianak, pada tanggal 29 Juni 2013 Pukul 15.00 - 18.00



 








 



Sumber Foto-foto

Kamis, 30 Mei 2013

Siswa SMKN 1 MT Lulus Seratus Persen

SMKN1MT -  "Alhamdulillah.berkat doa para alumni, para siswa,para guru semua siswa kita lulus 100 %"!!

Begitulah isi tulisan Bapak Soni Miftahudin, SP, selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Mempawah Timur, di Grup Facebook Civitas Akademika Sekolah Pertanian Mempawah, taatkala  diumumkan kelulusan siswa-siswi pada tanggal 25 Mei 2013 di Sekolah Kejuruan Negeri 1 Mempawah Timur bertempat di ruang aula SMKN 1 MT. Pengumuman kelulusan itu pun juga serentak di seluruh Indonesi.

Tidak ada wajah murung, kusam, cemberut, sedih dan apa lagi tangisan ratapan ketidalulusan. Semuanya bergembira karena telah menyelesaikan pendidikan selama 3 (tiga) tahun di SMK Negeri I MT. Perjuangan selama itu seakan-akan impas pada saat itu juga dengan bertaburnya kegembiraan disetiap raut wajah para siswa. Hendaknya kegembiraan ini akan terus berlanjut untuk angkatan-angkatan berikutnya dan masih tetap mendominasi angka kelulusan 100%. Aamiin...!!

REWARD
Sehubungan dengan kelulusan tersebut, Sekolah yang dalam hal ini diwakili Kepala Sekolah,  menyerahkan bingkisan baju batik kepada 4 (empat ) Lulusan Terbaik. 
Keempat siswa tersebut adalah :

1) HIDAYAT, Jurusan Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ) Tahun 2010 - 2013
2) SALMA, Jurusan Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ)  Tahun 2010 - 2013
3) MUHAIMIN, Jurusan Agribisnis Produksi Tanaman (APT) Tahun 2010 - 2013
4) ARI ANDIKA,  Jurusan Agribisnis Produksi Tanaman (APT) Tahun 2010 - 2013
Insentif Motivasi Belajar

Sementara itu diserahkan juga Insentif Motivasi Belajar dari Bapak Ridwansyah, S.Pd Kepada HIDAYAT, Siswa Jurusan Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ),  karena telah memperoleh Nilai tertinggi pada Mata Diklat Bahasa Indonesia. Hal ini sesuai janji untuk memberikan reward atau motivasi kepada para siswa yang bakal memperoleh nilai tertinggi mata diklat Bahasa Indonesia,  berupa uang pribadi sejumlah nominal tertentu. 
Syukur Alhamdulillah, wujud semua itu telah diserahkan reward melalui Kepala Sekolah, yang selanjutnya disampaikan kepada HIDAYAT.
INFO KORAN

Menurut berita harian equator, bahwa di  Kabupaten Pontianak jumlah peserta ujian nasional 1.539 siswa, tidak lulus hanya lima siswa dengan nilai rata-rata 6,67.
Mengutip berita detik.com bahwa Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Indonesia mengumumkan : Untuk siswa SMK tingkat kelulusan sebanyak 99,95 persen. Hanya 0,5 persen siswa SMK seluruh Indonesia yang dinyatakan tidak lulus.

"Hasil tersebut mengalami kenaikan dari hasil UN tahun lalu sebesar 0,02 persen," ujarnya. Nuh mengatakan, kebanyakan para siswa yang tidak lulus karena nilai rata-rata ujianya tidak mencapai 5,5.

Dan ketidak lulusan juga dikarenakan faktor ada mata pelajaran yang kurang dari 4. "Paling banyak itu karena  rata-ratanya kurang dari 5,5," imbuhnya.
 HARAPAN
Harapan para guru semoga para alumni mampu dan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri, mampu menjaga citra sekolah, guru, karyawan, orang tua dan seluruh civitas akademika SMKN 1 MT di manapun kelak kalian berada dan bekerja...!!

Selamat...!!! Perjuangan Kalian masih belum berhenti masih butuh Perjuangan yang keras agar kalian mampu sukses dalam karier dan kehidupan....!!!

Bagi yang belum bergabung di Groups Facebook, silakan ikuti tautan link ini untuk bergabung CA-SPM 

Sabtu, 24 November 2012

Ekspresi Ketika melaksanakan Audit Eksternal Mutu SMM ISO 9001-2008

SMKN1MT - Setelah menunggu beberapa tahun lamanya, akhirnya 'gawe' besar SMKN 1 Mempawah Timur terwujud juga dengan pelaksanaan Audit Eksternal Mutu SMM ISO 9001:2008 tahun 2012 dan dengan segala tantangan, hambatan serta banyaknya program-program sekolah, sehingga 'pasukan-pasukan' pengajar dan tenaga administratif  saling bahu membahu bekerja maksimal demi suksesnya Audit Eksternal Mutu ISO 9001:2008. 

Sebagaimana diketahui bahwa ISO SMKN 1 Mempawah Timur sejatinya dilaksanakan mulai dari tahun 2007, dengan beberapa kali peralihan kepala sekolah, mulai dari Bapak Ir. Teguh Setyawan yang semulanya menggawangi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) dan ISO 9001:2008 akhirnya kandas ditengah jalan dikarenakan keterbatasan jumlah siswa yang tidak mencukupi seperti yang di persyaratkan dalam  SBI. (Padahal seluruh stakeholder SMKN 1 Mempawah Timur telah siap semuanya) dan ditambah lagi dengan berbagai kendala dilapangan dengan terpaksa di tunda penerapan ISO SMKN1MT. 

Kemudian dilanjutkan lagi oleh Bapak Drs. Iswanda selaku Kepala Sekolah pada waktu itu, pun tidak ada perkembangan sama sekali dan ditambah  dengan ketiadaan dana khusus ISO.


Selanjutnya sesuai dengan 'warning' pemerintah pusat (menteri pendidikan dan kebudayaan) bahwa seluruh SMK di Indonesia tahun 2014 sudah WAJIB menerapkan SMM ISO (Standar Managemen Mutu - International Standard Organitation) 9001:2008.


Resiko yang ditanggung jika tidak melaksanakan/menerapkan ISO 9001:2008 adalah kesempatan para alumni untuk mencari kerja geraknya akan menjadi sempit dengan ketatnya persyaratan untuk mencari kerja. dan bahkan SMKN1MT lama-lama akan 'mati suri' atau terkucilkan bahkan kemungkinan besar sekolah di merger dengan sekolah yang telah mengantongi sertifakat ISO.

Oleh sebab itulah, Mau tidak mau, wajib atau tidak wajib, maka dengan ditekad-tekadkan oleh seluruh stakeholder SMKN1MT disertai dana yang minim dan diimbangi dengan motivasi yang luar biasa, akhirnya dengan  tampuk pimpinan yang dipegang oleh  Bapak Soni Miftahudin, SP untuk melanjutkan 'pengawalan' yang dibantu oleh MR (Management Representatif) atau WMM ( Wakil Manajemen Mutu), yaitu Ridwansyah, S.Pd, akhirnya 'perwujudan' SMM ISO 9001:2008 yang sesungguhnya telah dilaksanakan tanggal 22 November 2012 dan dimulai dari pukul 08.30 sampai pukul 17.00. Namun hasilnya BELUM DAPAT DIPUBLIKASIKAN. Karena masih menunggu hasil dari Auditor di Jakarta untuk menentukan apakah LAYAK atau TIDAK untuk mendapatkan SERTIFIKAT ISO 9001:2008. Mohon doa restu dari seluruh CIVITAS AKADEMIKA SMKN1MT, agar sertifikat ISO 9001:2008 dapat diraih / diterima.

Berikut adalah ekspresi-ekspresi menawan sebelum dan setelah selesai pelaksanaan Audit.

Bang Jul, ekspresi serius mempersiapkan data-data
Wah,,,ibu-ibu ini bergelut dengan dokumen
(Bu Nursyamsiah,Bu Erma, dan Bu Lasti)
Bang Junai,,,Pemberi semangat teman-teman
Persiapan Opening meeting ISO 9001-2008
Persiapan Opening meeting ISO 9001-2008
Persiapan Opening meeting ISO 9001-2008
Wajah-wajah tegang,,,santai saja Bu...!!
Kelelahan 'menghajar' Pak Haji Ir. Kurnain
setelah di 'brondong dengan segudang pertanyaan,Kaciannn...!!
Asyik berdiskusi sambil bersenda gurau,,,^tetap semangat$
Aktiviti setelah di Audit,,,Mengaso...!!*capeekk tapi santai...*
Master dokumen, Bapak M.Zamroni...Tetap ceria
^smile kills^
Kelelahan juga melanda para Bapak-Bapak ini...Kasian...!!
(P.Revi lagi gundah gulana mikirin mau ke Bali)
Sebelum clossing Meeting,,Mejeng dulu..
senyum,melotot,ihh,,ada yg nunjukin bogem,,,,
Bapak Shodiqin dari SMKN 2 Singkawang bersama Bapak Soni Miftahudin
(Kembar ya Pak..??)
Ini nih Ujung Tombak terlaksananya ISO 9001-2008
Keep Smile ,,,  keep spirit,,,n keep money


Satu tahap telah dilaksanakan sambil menunggu hasil...

Jumat, 26 Oktober 2012

Ipv6 Telah Resmi Diluncurkan

SMKN1MT-   Seperti yang kita ketahui, pertumbuhan internet sangat sangat drastis sehingga sudah bukan hal yang mustahil akan tetap berkembang seiring dengan kebutuhan manusia.

IP Address adalah salah satu elemen penting, seperti yang kita ketahui IP Versi 4 yang kini digunakan suatu saat akan habis. IP Versi 6 (IPV6) yang sebelumnya sudah dimplementasikan oleh beberapa pengguna internet akan menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan dari IPV4 tersebut.

Juni 2012 menjadi bulan bersejarah bagi perkembangan internet di dunia. Ya, 6 Juni 2012 IPv6 Telah Resmi Diluncurkan. Seperti yang saya peroleh di website http://www.worldipv6launch.org/

Major Internet service providers (ISPs), home networking equipment manufacturers, and web companies around the world are uniting to redefine the global Internet and permanently enable IPv6 for their products and services on 6 June 2012.
Sekilas IPV4 (IP Versi 4)

Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host, bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.
Sekilas IPV6 (IP Versi 6)

Internet Protocol version 6 adalah protokol internet generasi baru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4). Tujuan utama diciptakan IPv6 karena keterbatasan ruang alamat di IPv4 yang hanya terdiri dari 32 bit.
IPv6 vs IPv4

Kelebihan IPv6 dengan IPv4 antara lain:

    Ruang alamat IPv6 yang lebih besar yaitu 128 bit.
    Pengalamatan multicast, yaitu pengiriman pesan ke beberapa alamat dalam satu group.
    Stateless address autoconfiguration (SLAAC), IPv6 dapat membuat alamat sendiri tanpa bantuan DHCPv6.
    Keamanan lebih bagus dengan adanya default sekuriti IPSec.
    Pengiriman paket yang lebih sederhana dan efisien.
    Dukungan mobilitas dengan adanya Mobile IPv6.

Paket IPv6

IP Versi 6

IP Versi 6

Paket IPv6 terdiri dari dua bagian yaitu: Paket Header dan Paket Payload.

Ukuran paket Header terdiri dari 40 oktet (320 bit) yang terdiri dari:

    versi, 4 bit.
    Traffic class, 8 bit.
    Label Flow, 20 bit.
    Panjang Payload, 16 bit.
    Header berikutnya, 8 bit.
    Batasan hop, 8 bit.
    alamat tujuan, 128 bit
    alamat asal, 128 bit

Ukuran panjang Payload adalah 16 bit dan bisa membawa maximum 65535 oktet.

referensi: wikipedia

sumber:

Ayo, Tes Mata dan Otak Anda Lewat Permainan Ini

SMKN1MT- Ada satu permainan menarik dengan melihat gambar di bawah ini. Sesekali kita lakukan tes untuk meneliti seberapa teliti mata mencari dan melatih respon otak.

Ayo, Tes Mata dan Otak Anda Lewat Permainan Ini
Mata (ilustrasi)

Aturan mainnya sebagai berikut:

1. Sebaiknya lakukan hal ini bersama keluarga, teman-teman atau pasangan.

2. Ambil stopwatch untuk menghitung waktu

3. Tentukan caranya: "Cari angka 8 dari deretan angka pada gambar"

4. Siap? Langsung cari...

5. Nah, kalau Anda  bisa mendapatkan angka 8 di bawah 15 detik berarti mata kamu masih jeli dan cerdas. Kalau antara 30 hingga 40 detik, artinya standar. Tapi kalau lebih dari 1 menit, wah harus periksa ke dokter mata, deh.

Selamat bermain :-)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sumber

Pelatihan Jamur Tiram di SMKN1 MT

SMKN1MT -  Kegiatan Pelatihan Jamur tiram bagi masyarakat terdiri dari Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani, Guru, Karyawan dan Siswa SMKN 1 Mempawah Timu. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal Tgl 12 Oktober - 12 Nopember SMKN 1 , kegiatan ini juga merupakan salah satu dari pendidikan Kecakapan Hidup Kompetensi Jamur Tiram bagi masyarakat.


Kegiatan Pelatihan Jamur tiram bagi masyarakat terdiri dari Penyuluh Pertanian,Kelompok Tani,Guru,Karyawan dan Siswa SMKN 1 Mempawah Timur
Deskripsi
Banyak alternatif bisnis yang bisa dilakukan dari rumah atau bisnis sampingan. Karena sifatnya bisnis sampingan tentu jenis bisnis ini adalah bisnis yang mudah dilakukan dan sedikit modal agar kita dapat memulainya.

Meski sifatnya sampingan bisnis ini ternyata banyak mendatangkan keuntungan bagi yang menekuninya. Salah satu bisnis yang bisa dilakukan sebagai bisnis sampingan dan bisnis pokok adalah budidaya jamur tiram. Jamur tiram merupakan salah satu komoditi yang banyak diminati berbagai kalangan masyarakat, karena itu Bisnis budidaya jamur tiram cukup potensial mendatangkan keuntungan.

Mudahnya cara budidaya jamur tiram, harga jual yang stabil serta permintaan yang terus meningkat menjadi salah satu faktor banyaknya bermunculan petani jamur tiram. Penampilannya yang putih bersih dan menarik menjadi daya tarik tersendiri.

Rasanya juga sangat enak, hampir seperti daging ayam sehingga dapat dijadikan sebagai pengganti daging untuk kalangan vegetarian. Mengkonsumsi jamur tiram secara rutin dapat menghancurkan sel kanker. Jamur tiram juga memiliki kandungan protein yang tinggi, sehingga banyak dicari orang.

Cerahnya prospek usaha budidaya jamur ini ternyata menciptakan peluang usaha bagi banyak orang. 

Proses Produksi
Budidaya jamur tiram tidak membutuhkan peralatan yang rumit. Media tanam yang disebut dengan baglog juga dapat dibuat dengan mudah. Ada beberapa cara yang digunakan para pembudidaya jamur tiram untuk membuat baglog ini. Namun pada dasarnya, perlakuannya sama.

Bahan baku untuk membuat baglog adalah serbuk gergaji, bekatul, kapur, air, polybag, cincin bambu, plastik, kapas dan karet penutup dan bibit spora. Untuk komposisinya, 70 kg serbuk gergaji  dicampur dengan 12 kg bekatul, 1 kg kapur serta 17 kg air, kemudian diaduk hingga merata.

Kemudian bahan baku sebanyak 900 gr tersebut dimasukkan kedalam polybag, dikancing dengan cincin bambu, ditutup dengan plastik dan diikat dengan karet sehingga membentuk seperti tutup botol (baglog). Langkah ini disebut dengan proses pengompotan.

Setelah pengompotan, proses sterilisasi siap dilakukan, yaitu dengan cara memanaskan baglog dalam autoclave bertekanan 1,5 – 2,5 bar atau suhu 200 derajat celcius selama 2 jam. Dalam melakukan porses sterilisasi ini, dia hanya menggunakan drum bekas oli yang telah dibersihkan.

Baglog dimasukkan kedalam drum tersebut dengan posisi terbalik agar kadar air tidak bertambah. Kemudian dilakukan proses pengukusan selama 8 jam diatas tungku kayu bakar. Setelah itu baglog didinginkan dalam ruangan selama 12 jam.

Langkah selanjutnya adalah proses penanaman bibit, yaitu memasukan bibit spora kedalam lubang baglog lalu diratakan, kemudian disumbat dengan kapas dan diikat kembali dengan plastik dan karet.

Baglog disimpan dalam ruang pemutihan sehingga terjadi penyebaran bibit spora dari bagian atas baglog ke bagian bawahnya. Hal ini menyebabkan baglog yang pada awalnya berwarna cokelat berubah menjadi putih. Dalam waktu 3 minggu spora telah menyebar lebih dari 3/4 baglog. Baglog siap dipindahkan ke rak pertumbuhan, ditata menumpuk dan disiram dengan menggunakan sprayer 2 kali sehari. Satu sampai dua minggu berikutnya jamur tiram tumbuh dan siap untuk dipanen.

Tempat Produksi
Ruangan produksi jamur tiram atau yang biasa disebut dengan kumbung yang digunakan mempunyai luas 2 x 6 m. Kumbung bisa terbuat dari bilah bambu (gedek/bilik). Pertimbangannya adalah biaya pembuatannya murah. Tapi yang terpenting adalah kumbung dari bilah bambu ini ideal untuk pertumbuhan jamur karena mirip dengan habitat aslinya di hutan, yaitu intensitas matahari rendah dengan kelembaban yang tinggi.

Atap kumbung ini bisa menggunakan bilah bambu (gedek) atau genting. Yang penting baglog tidak terkena curah hujan dan matahari secara langsung. Diakuinya, jika cuaca terlalu panas maka diperlukan perawatan yang ekstra keras agar pertumbuhan jamur tetap baik.

Potensi Bisnis
Selain potensi bisnis jamur tiram yang produksinya banyak digemari masyarakat ada beberapa alasan yang bisa dipertimbangkan untuk memulai bisnis ini antara lain:

1. Budidaya jamur tiram hanya memanfaatkan limbah organik yang banyak melimpah ditengah masyarakat,murah dan mudah didapat

2. Budidaya jamur tiram dengan penggunaan modal yang relatif kecil dan terjangkau oleh segala lapisan masyarakat.

3. Budidaya jamur tiram tidak menggunakan lahan yang luas.(100 meter persegi bisa menampung kurang lebih 7500 baglog, dengan estimasi pendapatan Rp.200.00 per hari.

4. Permintaan jamur tiram yang standar di pasaran, karena jamur tiram sudah terposisi sebagai jenis sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, jamur tiram yang mempunyai cita rasa yang lezat juga bergizi tinggi dan bisa digunakan sebagai makanan alternatif untuk pengobatan.

5. Teknologi tepat guna yang murah dan sederhana sehingga lapisan masyarakat pedesaan bisa melakukan budidaya jamur tiram ini.

6. Budidaya jamur tiram fleksibel sehingga bisa dijalankan siapa saja, dimana saja, kapan saja dan tidak mengenal musim, bisa dijalankan dalam skala rumah tangga /kecil ,menengah bahkan dengan teknologi modern.

7. Dibanding usaha budidaya yang lain,jamur tiram mempunyai waktu panen yang singkat 1.5 bulan sudah memetik hasil,tidak membutuhkan biaya pakan,obat-obatan, dan pupuk. tenaga kerja yang sedikit sehingga hasil bisa maksimal.

Analisis Bisnis Budidaya Jamur Tiram
Untuk memulai bisnis budidaya jamur tiram, berikut sedikit gambaran analisis usaha tersebut.

I. Perhitungan Hasil Usaha Budidaya Jamur Tiram

I. A. Penjualan Produksi Baglog /media tumbuh Jamur Tiram :

Biaya pembuatan per satu baglog jamur tiram dengan perincian :

Analisi Biaya 




1 Serbuk kayu   Rp 150
2 Dedak /bekatul   Rp 150
3 Kapur   Rp 25
4 Kayu bakar  Rp 75
5 Plastik   Rp 125
6 Cincin baglog   Rp 100
7 Kapas/kertas koran   Rp 25
8 Bibit   Rp 100
9 Tenaga kerja   Rp 150
10 Lain-lain   Rp 100
11 Jumlah   Rp 1000




* Data Disesuaikan


Jika dalam skala kecil kapasitas produksi baglog perhari 50 baglog maka dalam sebulan :
50 baglog x 30 hari = 1500 baglog semai
1500 x Rp.2500,- = Rp.3.750.000,

Omzet kotor dari penjualan baglog semai jamur tiram.Jumlah produksi bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan.

I.B. Penjualan Jamur Tiram Segar:
Analisa hasil penjualan jamur tiram segar,jika 1500 baglog di budidaya sendiri.
Media tumbuh jamur/baglog dengan jumlah skala kecil 1500 baglog ,
kemampuan tumbuh jamur 4-7 kali keluaran jamur setiap baglog,atau 0,7 x berat media :

0,7 x 1,25 kg = 0.8 kg/baglog
0.8 x 1500 baglog = 1200kg .
Jika harga jual jamur tiram per kilogram Rp.10.000,-

maka Rp.10.000,- x 1200 kg = Rp.12.000.000,- perolehan kotor penjualan jamur tiram segar .bertahan sampai 6 bulan. Nah selamat mencoba. Semoga usaha yang mulai Anda rintis akan memberikan hasil positif dan meraih kesuksesan di masa mendatang. (aha)

Sumber: Dari berbagai sumber

Minggu, 12 Agustus 2012

Kisi-kisi Soal UKG (Uji Kompetensi Guru) Guru Bersertifikasi MP B.Indonesia SMP/MTs

SMKN1MT -  Ayo rekan guru, persiapkan diri. Jangan takut, materinya memang sesuatu yang telah jadi makanan kita sehari-hari. Sukses buat semua .

Banyak kisi-kisi UKG yang beredar, ternyata saya menemukan kisi-kisi di bawah ini yang benar

Uji Kompetensi Guru terdiri atas dua kompetensi yang dinilai: (Silakan di klik)
1. Kompetensi Pedagogik
2. Kompetensi Profesional

Kompetensi Inti Guru (Standar Kompetensi) Bahasa Indonesia SMP
1. Mengungkapkan secara lisan wacana nonsastra
2. Mengungkapkan wacana tulis nonsastra

Kompetensi Guru Mata pelajaran(Kompetensi Dasar)
1.1 Menggunakan wacana lisan untuk wawancara
1.2 Menggunakan wacana lisan untuk presentasi laporan dan pidato
1.3 Menggunakan wacana lisan untuk diskusi
2.1 Menulis pesan singkat dan surat
2.2 Menulis teks berita
2.3 Menulis slogan, poster, dan iklan baris
2.4 Menulis karya ilmiah Indikator Esensial

Indikator soal:
1.1.1 Disajikan penggalan teks wawancara, guru dapat menentukan jenis pertanyaan yang cocok dengan kutipan.
1.1.2 Disajikan sebuah pertanyaan untuk wawancara, guru dapat menentukan jawaban yang harus disampaikan narasumber dengan benar
1.2.1 Disajikan penggalan pidato, guru dapat memilih kalimat yang tidak sesuai dengan konteksnya.
1.2.2 Disajikan penggalan pidato, guru dapat menentukan jenis komponen pidato yang sesuai dengan penggalan tersebut.
1.2.3 Disajikan sebuah konteks berpidato, guru dapat menentukan kalimat pembuka/penutup pidato yang benar.
1.3.1 Disajikan pernyataan yang disampaikan dalam diskusi, guru dapat menentukan pernyataan persetujuan atau tidak persetujuan yang tepat.
1.3.2 Disajikan sebuah konteks diskusi, guru dapat memilih komponen diskusi yang seharusnya ada.
2.1.1 Disajikan konteks kebutuhan pembuatan surat dinas, guru dapat menentukan pembuka surat yang tepat.
2.1.2 Disajikan konteks kebutuhan pembuatan surat dinas, guru dapat menentukan penutup surat yang tepat.
2.1.3 Disajikan konteks pembuatan surat pribadi, guru dapat menentukan isi surat pribadi yang santun.
2.1.4 Disajikan konteks kelembagaan pembuat surat, guru dapat memilih penulisan kepala surat yang tepat.
2.1.5 Disajikan konteks kebutuhan menulis memo dari seorang pejabat, guru dapat memilih kalimat isi memo yang tepat .
2.2.1 Disajikan sebuah berita, guru dapat menentukan kelemahan penulisan berita tersebut.
2.3.1 Disajikan sebuah slogan, guru dapat menentukan kelemahan slogan tersebut.
2.4.1 Disajikan tema sebuah karangan, guru dapat menentukan komponen isi karangan secara tepat.
2.4.2 Disajikan sebuah kutipan dari buku yang disertai dengan identitas buku, guru dapat menentukan kutipan yang tepat.
2.4.3 Disajikan identitas tiga buku, guru dapat menuliskan daftar pustaka secara tepat.

Kisi-kisi Soal UKG Mata Pelajaran B.Indonesia SMP (Kompetensi Profesional)

SMKN1MT

Kompetensi Utama: KOMPETENSI PROFESIONAL
2. Kompetensi Inti:
2.1 Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikirkeilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
2.2 Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.
2.3 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.
2.4 Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.
2.5 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.

INDIKATOR SOAL:


  1. Menerapkan pengetahuan tentang parfrase dalam berbagai bentuk informasi
  2. Mampu mengidentifikasi pola-pola isi berita
  3. Menguasai prinsip penggunaan pengalaman siswa sendiri dalam pembelajaran
  4. Meningkatkan kemampuan berbahasa dengan gaya oratoris
  5. Menguasai teknik membaca cepat
  6. Membedakan berbagai jenis analisis bahan bacaan dan menuangkan dalam berbagai cara dalam durasi waktu tertentu
  7. Menguasai lafal standar
  8. Memiliki kemampuan membedakan berbagai gaya penulisan catatan harian
  9. Memahami karangan teknis
  10. Mampu membandingkan berbagai format pengumuman
  11. Mampu memilah dongeng yang berisi konflik cerita
  12. Memiliki kemampuan mempertautkan isi dongeng dengan realitas kehidupan
  13. Mengembangkan kebiasaan menghayati isi cerita
  14. Mampu menyelaraskan peraga dengan cerita
  15. Meningkatkan kemampuan menyusun parafrase
  16. Meningkatkan kemampuan evaluasi karya sastra
  17. Mengenal secara luas karakteristik puisi lama
  18. Menerapkan pengetahuan berdasarkan kesan suatu dongeng
  19. Memiliki wawasan luas tentang praktik wawancara
  20. Dapat memadukan pengetahuan menulis inti pesan dengan pemahaman tentang klasifikasi rumpun informasi dalam wawancara
  21. Menguasai diksi dan teknik penyusunan paragraf argumentasi
  22. 10.2 Bertelepon dengan kalimat yang efektif dan bahasa yang santun
  23. Membentuk karakter berbahasa yang beretika
  24. Mengoptimalkan inetrnet sebagai sumber penyedia buku biografi dan bahan lainnya sebagai bahan pembelajaran
  25. Mampu menginterpretasi gagasan penting teks
  26. Menggunakan secara tepat dan mahir menentuka secara cepat isi penting tayangan dalam bentuk tabel dan semacamnya
  27. Mampu mereproduksi ide dalam beragam bentuk karangan
  28. Mengetahui teknik menulis yang efektif dan efIsien
  29. Mmengembangkan kemampuan evaluasi dan pemikiran kritis
  30. Memahami kaidah puisi untuk meresepsi isinya
  31. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang pembacaan cerpen yang ideal
  32. Memiliki kemampuan menganalisis latar cerpen dan latar sosial masyarakatnya
  33. Mampu meresepsi dan memvisualisasikan
  34. Mampu menjelaskan analogi isi cerita anak dengan kehidupan anak yang sesungguhnya
  35. Memiliki kemampuan menstimulasi daya imajinasi siswa berdasarkan pengamatan terbatas
  36. Memilki kemampuan mengaplikasikan hasil eksplorasi pengalaman dalam mencipta puisi
  37. Mampu merinci unsur-unsur suatu laporan
  38. Mampu menata rumpun informasi dalam laporan
  39. Memahami struktur pertanyaan dan pola eksplanasi dalam bertanya
  40. Mengenal secara luas beragan jenis laporan
  41. Mengoptimalkan sumber pembelajaran sebagai rujukan dalam pembelajaran
  42. Memiliki wawasan yang luas tentang fungsi dan tata cara penggunaan denah
  43. Mampu memadukan kemampuan berpikir inklusif dengan teknik menelaah bacaan secara efisien.
  44. Menguasai kaidah bahasa Indonesia dalam berbagai penerapan
  45. Memiliki pengetahuan rinci tentang surat-menyurat
  46. Menguasai teknik penuangan gagasan secara rinci dan berurutan
  47. Memiliki wawasan tentang unsur-unsur drama dan lakon yang ideal
  48. Menguasai tata lakon dan tata panggung
  49. Memiliki kemampuan membimbing dan mengevaluasi peran yang dimainkan
  50. Mampu mencontohkan berbagai kreasi peran dalam drama
  51. Memiliki wawasan yang luas tentang unsur-unsur pembangun karya sastra drama
  52. Menguasai tata cara penyusunan sinopsis dan perbendaharaan pengetahuan tentang novel
  53. Memiliki pengetahuan tentang kaidah penulisan skenario drama
  54. Memiliki pengetahuan tentang kaidah penulisan skenario drama
  55. Menguasai teknik penyusunan berita dan pengungkapan informasi utama yang termuat di dalam berita
  56. Memiliki kemampuan mengorganisasikan pembelajaran berdasarkan penugasan bebas
  57. Mampu mengemukakan ekspresi dalam beragam nuansa makna
  58. Memiliki wawasan tentang praktik MC dan berkemampuan mempraktikkan dalam berbagai jenis acara
  59. Memiliki wawasan tentang berbagai jenis ide dalam paparan tertulis
  60. Menguasai kaidah membaca ekstensif
  61. Memiliki pengetahuan tentang kaidah lafal dan suprasegmental
  62. Mampu mereproduksi isi tulisan
  63. Menguasai teknik penulisan yang berlaku dalam jurnalistik
  64. Membedakan teknik penyusunan slogan dari poster.
  65. Memiliki wawasan tenang teknik-teknik penokohan dalam ceita novel
  66. Memiliki pengetahuan tentang unsur-unsur intrinsik novel
  67. Mempu mengenali alur dalam novel
  68. Memiliki perbendaharaan pengetahuan tentang asal-muasal novel
  69. Memiliki kemampuan meresensi suatu karya
  70. Memiliki kemampuan membedakan unsur intrinsik karya sastra
  71. Memiliki pengetahuan luas tentang berjenis-jenis karya sastra sejenis puisi
  72. Memahami hakikat puisi dan teknik penyusunannya
  73. Memiliki wawasan tentang persajakan puisi dan prinsip puisi bebas
  74. Mampu mengintegrasikan berbagai pendapat kedalam pernyataan yang bersifat menyimpulkan
  75. Memiliki kemampuan menjelaskan kaidah berkomentar
  76. Mampu menyusun pola tanggapan sebagai acuan melakukan evaluasi
  77. Mampu mengajarkan pola-pola pelaporan
  78. Memiliki kamampuan menjelaskan konsep opini dan fakta
  79. Mampu melatihkan teknik membaca memindai.
  80. Memiliki pengetahuan yang prkatis tentang kaidah penyusunan iklan baris
  81. Berpengalaman menyusun resensi
  82. Memiliki pengetahuan tentang teknik menyunting dan kaidah bahasa yang benar
  83. Memiliki pengetahuan tentang simbolisasi dalam syair
  84. Mampu mengidentifikasi unsur syair dan menerapkan teknik analisis yang sesuai
  85. Mampu menyusun pola cerita yang disusun berdasarkan cerpen yang dibaca.
  86. Memiliki kemampuan membedakan beragam irama pengungkapan puisi
  87. Memahami secara luas unsur intrinsik karya sastra
  88. Mampu memberi makna atas isi cerpen dan mentransformasikannya ke dalam realitas pengalaman
  89. Memiliki kemampuan mereproduksi hasil bacaan
  90. Memiliki pengetahuan tentang kaidah penulisan cerpen
  91. Memiliki kemampuan meresepsi bahan simakan
  92. Memiliki kemampuan menyimak yang baik dan kaidah berkomentar tentang isi ceramah/pidato/khotbah
  93. Menerapkan kaidah berbahasa secara formal
  94. Terbiasa melakukan diskusi dan memiliki wawasan tentang diskusi
  95. Menguasai tata cara membaca dan mengklasifikasi rumpun ide dalam bacaan
  96. Mengetahui prinsip penggunaan grafik, tabel atau bagan dalam pembelajaran
  97. Memiliki kemampuan menyuimak dan teknik membaca cepat
  98. Memiliki wawasan yang lengkap tentang karya ilmiah
  99. Memiliki kemampuan mengembangkan berbagai ragam gaya berpidato dan kaidah penulisan yang berlaku.
  100. Memahami teknik menulis berbagai ragam penulisan jurnalistik
  101. Memiliki kemampuan menganalisis makna yang terkandung dalam gerak atau pemerian tokok dalam novel
  102. Mengenal pola-pola penceritaan novel
  103. Mampu mengarahkan siswa dalam penyusunan naskah pementasan
  104. Memiliki orientasi yang jelas dalam menilai pementasan
  105. Mampu memahami nuansa makna dalam novel 20/30-an.
  106. Mampu membandingkan berbagai aspek yang dimiliki oleh novel tahun 20-30-an
  107. Mampu menerjemahkan isi cerpen dan memiliki pengetahuan tentang penulisan drama
  108. Mampu mentransformasi pengalaman ke dalam naskah.

Kritik dan Saran
Nama :
Email :
Perihal :
Pesan :
Gambar (huruf sensitif):
Jika kotak yang tersedia tidak mencukupi atau ingin mengirimkan artikel, Anda dapat menggunakan TAUTAN INI

 
Powered by Blogger